Carousel



Berita Terbaru

Senin, 16 Februari 2026

Diskominfo Provinsi dan Telkom Bahas Satelit Nasional Merah Putih

 


JAKARTA, TIGASISI.NET - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jambi bersama Diskominfo Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi mengikuti kegiatan Sosialisasi Transformasi Digital melalui pemanfaatan Satelit Nasional Merah Putih. Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai 21 Gedung Telkom Landmark Tower, Jakarta, Selasa (10/02/2026).


Kehadiran jajaran Diskominfo se-Jambi dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas digital di wilayah Jambi, khususnya dalam mengatasi persoalan blank spot di daerah-daerah terpencil yang masih sulit terjangkau jaringan internet.


Rombongan Diskominfo Provinsi Jambi dan Kabupaten/Kota diterima langsung oleh manajemen PT Telkomsel dan PT Telkomsat. Dalam pertemuan tersebut hadir Vice President LBCC Telkomsel Philipus Nanang, General Manager Telkomsat Widi Sulistyanto, Account Manager PT Telkom Nabila, serta Vidiyan selaku Presales Engineer.


Dalam audiensi tersebut, PT Telkomsat memaparkan solusi layanan Internet Merah Putih, yaitu layanan internet berbasis satelit broadband unlimited yang didukung teknologi High Throughput Satellite (HTS). Layanan ini dirancang untuk menghadirkan koneksi internet cepat dan stabil tanpa batas kuota, sehingga mampu menjangkau hingga wilayah pelosok di Provinsi Jambi.


GM Telkomsat, Widi Sulistyanto menjelaskan bahwa layanan Internet Merah Putih dapat menjadi solusi efektif bagi pemerintah daerah dalam memperluas akses internet.


“Layanan ini sangat cocok diterapkan di wilayah-wilayah yang belum terjangkau jaringan fiber optik maupun seluler. Dengan teknologi satelit nasional, konektivitas dapat tetap hadir hingga ke daerah terluar dan terpencil di Provinsi Jambi,” ungkapnya.


Selain Internet Merah Putih, dalam sosialisasi tersebut juga diperkenalkan beberapa solusi lain seperti layanan Starlink Business Service (SBS) serta solusi femtocell yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas jaringan komunikasi di daerah.


Kepala Diskominfo Provinsi Jambi, Ariansyah menyambut positif sosialisasi ini dan menilai bahwa pemanfaatan teknologi satelit merupakan langkah strategis dalam mendukung percepatan transformasi digital daerah.


“Kegiatan ini sangat penting bagi kami di Jambi. Masih banyak wilayah yang mengalami keterbatasan akses internet. Dengan adanya solusi dari Telkomsat, diharapkan persoalan blank spot di kabupaten/kota dapat segera teratasi,” ujar Kepala Diskominfo Provinsi Jambi.


Lebih lanjut disampaikan bahwa konektivitas digital yang merata akan sangat berpengaruh terhadap peningkatan pelayanan publik, pengembangan ekonomi digital, sektor pendidikan, kesehatan, serta tata kelola pemerintahan berbasis elektronik di Provinsi Jambi.


Melalui kegiatan sosialisasi ini, Diskominfo Provinsi Jambi bersama seluruh Diskominfo Kabupaten/Kota berkomitmen untuk terus bersinergi dengan PT Telkom Group dalam mewujudkan pemerataan akses internet. Diharapkan, implementasi layanan Satelit Nasional Merah Putih dapat segera direalisasikan sehingga transformasi digital di Provinsi Jambi dapat berjalan lebih cepat dan merata.


Dengan dukungan konektivitas yang semakin baik, Provinsi Jambi optimistis mampu mempercepat terwujudnya ekosistem digital yang inklusif demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.(Diskominfo Provinsi Jambi/*)

Pemprov Jambi Dukung Transformasi Besar-besaran Candi Muarojambi

MUAROJAMBI, TIGASISI.NET  - Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I mengemukakan, Pemerintah Provinsi Jambi bersama Pemerintah Pusat dan semua pihak terkait terus melakukan upaya intensif untuk menjadikan Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muaro Jambi sebagai Warisan Dunia UNESCO, dengan target pengusulan transformasi besar-besaran tengah dilakukan, menjadikan situs purbakala terbesar di Asia Tenggara ini tidak hanya sebagai ruang pelestarian, tetapi juga destinasi wisata sejarah dan spiritual.

 Hal tersebut dikemukakannya saat kunjungan kerja Panitia Kerja (Panja) Pelestarian Cagar Budaya Komisi X DPR RI khususnya terkait Kawasan Cagar Budaya Nasional Muaro Jambi, salah satu warisan budaya penting bangsa Indonesia, bertempat di Pelataran Candi Muaro Jambi Kedaton (Lesehan - Outdoor) Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (11/02/2026).

"Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jambi, saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Panja Komisi X DPR RI beserta rombongan. Kehadiran Komisi X DPR RI merupakan wujud perhatian nyata negara terhadap pelestarian warisan budaya nasional, sekaligus menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Masyarakat," ucap Wagub Sani.


Sementara itu, Ketua Komisi X DPR RI Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, M.PP dalam sambutannya menyampaikan bahwa komisi X DPR RI berfungsi sebagai panja pelestarian cagar budaya, terus melakukan fungsi pengawasan melalui Panja Cagar Budaya, yang dibentuk untuk mengawasi perlindungan dan pemanfaatan situs-situs bersejarah berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2010 dan UU Nomor 5 Tahun 2017. 

"Cagar budaya Candi Muaro Jambi sangat luar biasa dan harus dilestarikan, apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten, kita harus dukung bersama untuk dikelola demi untuk memberikan kesejahteraan bagi Masyarakat. Untuk itu kami mendorong komitmen pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk serius dalam melestarikan cagar budaya sebagai warisan nasional," ungkapnya. 

DOK: Diakominfo Prov. Jambi

Resmi, Sanksi Pidana Kerja Sosial Mulai Dibeelakukan di Jambi



JAMBI, TIGASISI.NET  – Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, menghadiri acara Penandatanganan Nota Kesepakatan Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial dalam Wilayah Hukum Kota Jambi yang berlangsung di Lantai 2 Kantor Wali Kota Jambi, Jum'at (13/02/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah awal implementasi pidana kerja sosial sebagai bagian dari pembaruan sistem hukum nasional. Nota kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Balai Pemasyarakatan Kelas I Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi, Pengadilan Negeri Jambi, Kejaksaan Negeri Jambi, Kepolisian Resor Kota Jambi, serta Komando Distrik Militer 0415 Jambi.

Dalam sambutan dan arahannya, Wagub Sani menyampaikan apresiasi atas sinergi dan komitmen lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan Pidana Kerja Sosial sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), khususnya Pasal 65 ayat (1) huruf e yang mengatur pidana pokok berupa pidana kerja sosial.

“Pemerintah Provinsi Jambi mendukung penuh pelaksanaan pidana kerja sosial yang tentunya telah dirumuskan dengan mempertimbangkan seluruh aspek. Untuk efektivitasnya, diperlukan koordinasi dan kerja sama yang solid antar seluruh pihak,” ujar Wagub Sani.

Wagub Sani juga berharap implementasi pidana kerja sosial dapat sukses dilaksanakan di Kota Jambi dan selanjutnya direplikasi di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. Pemerintah Provinsi Jambi, lanjutnya, akan mengoordinasikan para bupati dan wali kota untuk menyiapkan fasilitas umum maupun fasilitas sosial sebagai lokasi pelaksanaan pidana kerja sosial.

“Kita harus menyamakan persepsi dan memastikan pelaksanaannya sesuai ketentuan perundang-undangan, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta mendukung proses reintegrasi sosial klien pemasyarakatan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, menyampaikan bahwa penandatanganan nota kesepakatan ini memiliki nilai strategis sebagai landasan bersama dalam menyatukan peran dan tanggung jawab masing-masing pihak.

Ia menjelaskan bahwa pemberlakuan KUHP baru menandai perubahan besar dalam sistem pemidanaan di Indonesia, dengan pendekatan yang lebih menjunjung tinggi hak asasi manusia serta berorientasi pada kemanfaatan bagi masyarakat.

“Pidana kerja sosial merupakan salah satu pidana pokok yang bertujuan tidak hanya memberikan efek jera, tetapi juga membimbing pelaku agar menjadi pribadi yang lebih baik dan berguna. Oleh karena itu, diperlukan pedoman pelaksanaan yang komprehensif, termasuk standar operasional prosedur, kriteria lokasi, serta mekanisme penilaian,” jelasnya.

Irwan juga mengungkapkan bahwa saat ini telah disiapkan 346 lokasi di Kota Jambi sebagai tempat pelaksanaan pidana kerja sosial, terdiri dari masjid, sekolah dasar dan menengah, instansi pemerintah, kantor kecamatan, serta kantor kelurahan. “Penetapan Kota Jambi sebagai wilayah percontohan (pilot project) tingkat nasional menunjukkan komitmen daerah dalam mendukung sistem peradilan yang lebih humanis,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kerja sama ini. Ia menegaskan kesiapan Pemerintah Kota Jambi dalam menyediakan berbagai lokasi pelaksanaan pidana kerja sosial, mulai dari masjid, sekolah, kantor camat hingga kantor lurah.

Menurutnya, pelaksanaan kerja sosial tidak hanya menjadi bagian dari proses hukum, tetapi juga momentum pembinaan karakter dan akhlak, khususnya jika dilaksanakan di lingkungan rumah ibadah maupun sekolah.

“Kita ingin pelaksanaannya dekat dengan domisili yang bersangkutan agar tidak menimbulkan beban tambahan. Dengan dukungan camat, lurah, dan seluruh jajaran, insya Allah Kota Jambi siap menjadi percontohan nasional,” ujar Wali Kota Maulana.

Acara ditutup dengan penandatanganan nota kesepakatan oleh para pihak sebagai bentuk komitmen bersama dalam menyukseskan pelaksanaan Pidana Kerja Sosial di wilayah hukum Kota Jambi, sekaligus menjadi model implementasi di tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. (Diskominfo Provinsi Jambi/Waaly Arizona/Foto: Novriansah/Video: Patra, Reno. S)

Wagub Sani Kumpulkan Sampah di Danau Sipin

 


JAMBI, TIGASISI.NET  – Pemerintah Provinsi Jambi menggelar Gotong Royong Massal dalam rangka menyukseskan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), yang dipusatkan di kawasan wisata Danau Sipin, Sabtu (14/02/2026) pagi.


Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, didampingi seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi. Apel tersebut menjadi penegasan komitmen bersama jajaran pemerintah daerah dalam mendukung program nasional Gerakan Indonesia ASRI.


Dalam amanatnya, Wagub Sani menyampaikan bahwa Gerakan Indonesia ASRI merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang disampaikan pada Rapat Koordinasi Nasional di Sentul, 2 Februari 2026 lalu. Arahan tersebut menekankan pentingnya pembenahan lingkungan secara menyeluruh, mulai dari penanganan sampah, penataan ruang publik, hingga penguatan kembali budaya gotong royong sebagai identitas bangsa.


“Gerakan Indonesia ASRI adalah amanat Bapak Presiden untuk memperindah dan menata kembali kota-kota kita. Pembersihan sampah, penertiban lingkungan, serta penguatan semangat kebersamaan menjadi kunci dalam membangun daerah yang sehat, nyaman, dan berdaya saing,” ujar Wagub Sani.


Ia menegaskan bahwa gotong royong bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan harus menjadi budaya yang hidup di tengah masyarakat. Menurutnya, semangat kebersamaan yang dahulu menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia perlu terus dihidupkan kembali di tengah tantangan modernisasi dan perubahan gaya hidup.


“Gotong royong ini jangan berhenti hari ini saja. Jadikan sebagai kebiasaan sehari-hari, baik di rumah, kantor, sekolah maupun lingkungan sekitar. Jika seluruh masyarakat peduli terhadap pengelolaan sampah dan kebersihan, maka lingkungan yang aman, sehat, dan indah akan terwujud secara berkelanjutan,” tambahnya.


Gerakan Indonesia ASRI sendiri merupakan bentuk sinergi nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, aman, dan nyaman di seluruh Indonesia. Selain berdampak pada kesehatan masyarakat, gerakan ini juga bertujuan meningkatkan kualitas ruang publik dan daya tarik sektor pariwisata secara berkelanjutan.


Pemilihan Danau Sipin sebagai lokasi kegiatan memiliki makna strategis. Danau Sipin merupakan salah satu ikon wisata Kota Jambi yang menjadi ruang interaksi masyarakat sekaligus destinasi unggulan daerah. Oleh karena itu, penataan dan kebersihan kawasan ini menjadi prioritas dalam mendukung citra positif Provinsi Jambi.


Pada kegiatan tersebut, seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi turut ambil bagian secara aktif dengan membersihkan area sekitar danau, mengangkut sampah, menata fasilitas umum, serta melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Sinergi lintas perangkat daerah ini menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam menggerakkan perubahan dari internal birokrasi sebelum mengajak masyarakat lebih luas.


Melalui kegiatan Gotong Royong Massal Gerakan Indonesia ASRI ini, Pemerintah Provinsi Jambi berharap semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan semakin menguat. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan terwujud Jambi yang lebih bersih, sehat, tertata, serta semakin menarik sebagai destinasi wisata dan tempat tinggal yang nyaman bagi seluruh warga. 

dok: Diskominfo Provinsi Jambi

Wagub Sani: Generasi Hafiz Qur'an Harapan Bangsa Berakhlak Mulia


Jambi - Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I mengajak kepada semua orang tua/wali murid agar menanamkan nilai-nilai agama sejak dini sangat penting buat anak-anak. Al-Qur'an dan hadis jadi pedoman hidup yang baik, bantu mereka tumbuh jadi pribadi yang beriman dan berakhlak mulia. Dengan begitu, mereka bisa jadi generasi yang kuat iman dan bermanfaat bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Wisuda Akbar Tahfiz Qur'an ke-15 Sekolah Islam Terpadu Nurul Ilmi Jambi, bertempat di Lapangan SD IT Nurul Ilmi 2 Kota Jambi, Sabtu (14/02/2026) pagi.


Dalam sambutannya Wagub Sani menyampaikan, Pemerintah Provinsi Jambi saat sedang giat-giatnya membangun peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang sangat diutamakan. Menurutnya, proses pembangunan peningkatan kualitas sumber daya manusia diarahkan kepada tercapainya kualitas manusia dan masyarakat yang mampu beradaptasi terhadap perubahan dan perkembangan zaman, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. "Dengan demikian, pengembangan sumber daya manusia adalah salah satu strategi pembangunan daerah dan nasional yang menjadi salah satu faktor penentu dalam proses pembangunan," ujar Wagub Sani.

"Sekolah Islam Terpadu Nurul Ilmi Jambi menjadi salah satu lembaga pendidikan yang turut berkontribusi dalam memantapkan kualitas Sumber Daya Manusia, baik terhadap pengembangan dalam meningkatkan kemampuan teknis, rteoritis, konseptual, softskill dan juga akhlak. Rasa bangga sekaligus bahagia saya hadir disini, untuk bersama-sama dengan Ketua Yayasan, Bapak/Ibu Pengajar, serta Orang Tua dan Wali siswa-siswi semuanya, untuk menyaksikan acara yang membanggakan yakni Wisuda Tahfiz, anak-anak generasi Qur'ani, kebanggaan Provinsi Jambi," lanjutnya.


Wagub Sani menjelaskan, momen keberhasilan atau prestasi, tidak hanya bagi para siswa-siswi atas perjuangan, kerja keras, dan konsisten dalam menghafal, mengaji, mengkaji, dan memahami Al-Qur'an serta ilmu pengetahuan lainnya, namun juga menjadi keberhasilan atau prestasi bagi jajaran sekolah yang telah mendidik dan menuntun para siswa-siswi sehingga dapat menjadi generasi muda yang berkualitas, berdaya saing tinggi, serta dapat membangun kepribadian, disiplin diri, kreativitas dan rasa percaya diri. "Mendidik dan membentuk akhlak serta karakter anak memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, jika karakter ibarat sebuah bangunan yang kokoh, butuh waktu yang lama dan energi yang tidak sedikit untuk mengubahnya. Apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada Pimpinan serta jajaran pengajar SIT Nurul Ilmi, yang telah turut mewarnai pendidikan Islam di Provinsi Jambi, dalam mendidik para generasi muda bangsa, untuk menjadi calon-calon pemimpin negeri, calon usahawan yang akan memajukan negeri Jambi, dengan tetap memegang teguh ilmu pengetahuan dan pendidikan Islam yang bernafaskan Al-Qur'an dan Al-Hadis,"' jelas Wagub Sani.


Lebih lanjut Wagub Sani memaparkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi saat ini sedang giat-giatnya melaksanakan program Satu Desa Satu Hafiz Qur'an, dimana program tersebut diharapkan melahirkan penghafal Al-Qur'an di setiap desa di Provinsi Jambi. "Program Satu Desa Satu Hafiz Qur'an akan membawa pada kemuliaan, karena salah satu untuk bisa mendapatkan kemuliaan tersebut adalah dengan mendekatkan diri kepada Al-Qur'an. Salah satunya dengan cara membaca ataupun menghafal Al-Qur'an. Yakinlah, setiap apapun dan siapapun yang dekat dengan Al-Qur'an pasti akan mulia hidupnya," papar Wagub sani.


Dikatakan Wagub Sani, Pemerintah Provinsi Jambi akan selalu mendukung komitmen lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas masyarakat, melalui misi ketiga pembangunan Provinsi Jambi. "Pemprov mendukung penuh komitmen lembaga pendidikan dalam rangka meningkatkan kualitas SDM di Provinsi Jambi, memantapkan Keberlanjutan Pembangunan dan Kualitas Sumber Daya Manusia, dalam mewujudkan Visi Pembangunan Provinsi Jambi, yakni Terwujudnya Jambi MANTAP Berdaya Saing dan Berkelanjutan Tahun 2029 dibawah Ridho Allah SWT," kata Wagub Sani.

"Anak-anakku, para Pejuang Ilmu yang saya banggakan, ungkapan selamat dan bangga saya sampaikan atas prestasi yang telah ananda semua raih. Saya berharap, ananda semua tetap istiqomah dalam meningkatkan pemahaman agama dan dengan tekun belajar, mengaji, dan mengkaji Al-Qur'an serta menekuni ilmu pengetahuan dan teknologi lainnya," sambungnya.


Dalam kesempatan tersebut Wagub Sani juga mengharapkan kepada generasi muda yang berada di Provinsi Jambi bisa menjadi unggul dan bisa bersaing dengan dimasa mendatang untuk menghadapi berbagai tantangan. "Saya berharap ananda akan menjadi generasi Provinsi Jambi yang unggul dan berdaya saing tinggi, karena ananda sekalian lahir dari lembaga pendidikan berkualitas, yang menanamkan disipilin dan kemandirian diri. Semoga kelak ananda dapat menjadi pemimpin-pemimpin cerdas Indonesia, yang bermartabat dan berakhlak mulia," harap Wagub Sani. 

Dok: Diskominfo Prov. Jambi

Selasa, 20 Januari 2026

Kembali Dilantik Bupati, Ternyata Ini Sederet Prestasi Gemilang Farizal




BATANG HARI, TIGASISI. NET - Farizal, S.H..,M.H kembali dipercaya oleh Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief menduduki jabatan sebagai Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan daerah itu.

Langkah yang diambil oleh orang nomor wahid di Batang Hari itu terbilang selektif. Tangan dingin Farizal dianggap terampil untuk mendongkrak sektor pertanian.

Hal tersebut terbukti, dibawah komandonya, Batang Hari mampu menambah luas panen sebanyak 1.939 hektare dalam waktu satu tahun.

Tak hanya itu, luas tanam padi pun juga terkelola dengan apik, Batang Hari tercatat mampu meningkatkan luas tanam sebanyak 2.582 hektare.

“Untuk tahun 2024 luas panen kita sebanyak 6.084 hektare, dari tahun sebelumnya hanya 4.145 hektare,” kata Farizal, Selasa (20/1/26).

“Kemudian kalau untuk luas tanam padi Alhamdulillah juga meningkat, untuk tahun 2025 sebanyak 7.997 hektare, cukup tinggi meningkat dari tahun sebelumnya yaitu 5.415 hektare,” tukasnya.

Farizal tak menampik, situasi ini belum membuatnya puas. Ia menargetkan Batang Hari bakal menjadi lumbung pangan nasional.

“Kedepan kami akan terus memperluas jangkauan luas tanam padi untuk meningkatkan hasil panen,” ujarnya.

Mantan Kabag Hukum Batang Hari itu menambahkan, pihaknya di dinas juga membantu perlengkapan pertanian. Mulai dari Alsintan, Benih, Pupuk dan kebutuhan petani lainnya.

Menurutnya, hal tersebut merupakan upaya pemerintah Kabupaten Batang Hari mendukung percepatan program swasembada pangan beras di daerah tersebut.

“Insyaallah apa yang dicita-citakan pak Bupati dan Wakil Bupati akan terwujud. Kami akan bekerja keras untuk mensukseskan hal tersebut,” pungkasnya.


Pewarta: Juniko

Kembali Dilantik Bupati, Ternyata Ini Sederet Prestasi Gemilang Farizal





BATANG HARI, TIGASISI. NET - Farizal, S.H..,M.H kembali dipercaya oleh Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief menduduki jabatan sebagai Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan daerah itu.

Langkah yang diambil oleh orang nomor wahid di Batang Hari itu terbilang selektif. Tangan dingin Farizal dianggap terampil untuk mendongkrak sektor pertanian.

Hal tersebut terbukti, dibawah komandonya, Batang Hari mampu menambah luas panen sebanyak 1.939 hektare dalam waktu satu tahun.

Tak hanya itu, luas tanam padi pun juga terkelola dengan apik, Batang Hari tercatat mampu meningkatkan luas tanam sebanyak 2.582 hektare.

“Untuk tahun 2024 luas panen kita sebanyak 6.084 hektare, dari tahun sebelumnya hanya 4.145 hektare,” kata Farizal, Selasa (20/1/26).

“Kemudian kalau untuk luas tanam padi Alhamdulillah juga meningkat, untuk tahun 2025 sebanyak 7.997 hektare, cukup tinggi meningkat dari tahun sebelumnya yaitu 5.415 hektare,” tukasnya.

Farizal tak menampik, situasi ini belum membuatnya puas. Ia menargetkan Batang Hari bakal menjadi lumbung pangan nasional.

“Kedepan kami akan terus memperluas jangkauan luas tanam padi untuk meningkatkan hasil panen,” ujarnya.

Mantan Kabag Hukum Batang Hari itu menambahkan, pihaknya di dinas juga membantu perlengkapan pertanian. Mulai dari Alsintan, Benih, Pupuk dan kebutuhan petani lainnya.

Menurutnya, hal tersebut merupakan upaya pemerintah Kabupaten Batang Hari mendukung percepatan program swasembada pangan beras di daerah tersebut.

“Insyaallah apa yang dicita-citakan pak Bupati dan Wakil Bupati akan terwujud. Kami akan bekerja keras untuk mensukseskan hal tersebut,” pungkasnya.


Pewarta: Juniko

Rabu, 17 Desember 2025

Pemkab Batang Hari Siapkan 5 Ton Racun Tikus untuk Petani Sawah



BATANG HARI, TIGASISI.NET - Pemerintah Kabupaten Batang Hari telah menyiapkan lima ton racun tikus untuk membantu petani sawah mengatasi hama mengancam tanaman padi.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan (PPP) Kabupaten Batang Hari, Roma Uliana di Muara Bulian, Selasa, mengatakan bahwa racun tikus ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat dan telah disalurkan ke Dinas PPP.

"Bantuan racun tikus lima ton tersebut baru tiba di dinas kita dalam pekan lalu,"katanya.

Saat ini pemerintah terus melakukan perluasan lahan pertanian padi sawah di wilayah setempat. Akan tetapi guna memastikan aman dari hama tikus serta menghasilkan padi sesuai keinginan, pihak pemerintah telah siapkan racun dalam mengatasinya.

Ia juga menghimbau kepada petani sawah yang membutuhkan racun tikus dapat mengajukan permohonan permintaan bantuan ke Dinas setempat, baik melalui pribadi maupun kelompok tani.

Hal ini bertujuan untuk meminimalisir ancaman hama tikus dan meningkatkan produksi padi di Kabupaten Batang Hari.

Selain itu, pemerintah juga mendorong penggunaan metode pengendalian hama tikus yang ramah lingkungan, seperti memanfaatkan burung hantu sebagai musuh alami tikus.

Pemkab batang Hari peringati HUT ke 77



BATANG HARI, TIGASISI.NET - Pemerintah Kabupaten Batang Hari memperingati Hari Ulang Tahun ke-77 dan juga menggelar rapat paripurna di Aula Kantor DPRD daerah setempat.

Paripurna tersebut dihadiri oleh Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief dan Wakil Bupati Batang Hari Bakhtiar, serta Ketua DPRD Rahmad Hasrofi memimpin rapat itu dengan mengusung tema "Khidmat untuk Batang Hari Super Tangguh"

Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief di Muara Bulian, Senin, mengatakan rasa syukur dan penghargaan kepada para tokoh daerah yang telah berjasa dalam pembangunan kabupaten ini.

Bupati Batang Hari juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam melanjutkan pembangunan daerah dan menjadi kabupaten terbaik di Provinsi Jambi dan nasional.

"Pembangunan di Kabupaten Batang Hari harus berjalan dengan sinergi kolaborasi dan akselerasi antara pemerintah daerah dan masyarakat,"katanya.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batang Hari tercatat 3,70% pada 2023, 2,99% pada tahun 2024, dan melonjak menjadi 5,42% pada 2025 (semester 1).

Indeks Gini menunjukkan 0,36 pada 2023, 0,31 pada tahun 2024, dan menjadi 0,32 pada 2025 (semester 1). Tingkat kemiskinan juga terus menurun, dengan angka 9,45% pada 2023, 8,63% pada 2024, dan 8,27% pada 2025.

Festival Batang Hari Expo Berikan Dampak Positif Bagi UMKM



BATANG HARI, TIGASISI.NET - Dalam perayaan HUT Kabupaten Batang Hari ke 77 tahun melalui Festival Batang Hari Expo Super Tangguh memberikan dampak positif bagi masyarakat khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM).

Salah satu masyarakat di Batang Hari Septa Randika, Selasa, mengatakan bahwa dengan adanya Festival HUT itu bisa dilihat dari banyaknya stand UMKM yang berpartisipasi, serta membludaknya jumlah masyarakat yang berbelanja.

Meski beberapa tenant diisi oleh pelaku UMKM dari luar kota yang notabene pemain lama, namun UMKM lokal pemain baru jumlahnya tetap mendominasi.

"Untuk secara omzet, mungkin bisa diwawancarai langsung pelaku UMKM nya," katanya

Dukungan terhadap pertumbuhan UMKM sudah cukup baik dari banyaknya pembangunan spot pusat jajanan baru. Namun hal ini perlu diimbangi dengan upaya mendongkrak daya beli masyarakat.

Sementara itu, dalam perayaan HUT Kabupaten Batang Hari untuk aspek sosial paling berdampak dikarenakan rangkaian kegiatannya berhasil menyatukan beragam suku masyarakat.

"Jika kalau tidak ada moment HUT ini, atraksi kesenian lokal tidak punya banyak ruang untuk tetap eksis,"katany

Advertorial

© Copyright 2019 Tigasisi.net | AKTUAL & FAKTUAL | All Right Reserved